kelemahan investasi properti

Mau Investasi Properti? Ini Dia 7 Kelemahannya

Bisnis investasi di bidang properti kini sedang menjadi andalan masyarakat untuk menghasilkan keuntungan yang besar. Masyarakat yakin bahwa investasi properti tidak akan mengalami penurunan harga di setiap tahunnya. Karena mengalami kenaikan yang tinggi, masyarakat lebih memilih berinvestasi di bidang properti dibanding investasi yang lain.

Banyak kelebihan yang dapat diambil bila Anda melakukan investasi di bidang properti ini. Salah satunya adalah menjamin Anda di masa tua bila investasi yang Anda jalankan berhasil. Jika Anda berhasil membangun bisnis Investasi di bidang properti, masa depan Anda tentu akan menjadi lebih baik.

Baca Juga :

Selain kelebihan, sebuah investasi pastinya memiliki kelemahan juga. Nah, apa sajakah itu? Ini Dia 7 Macam Kelemahan Investasi Properti Yang Wajib Anda Ketahui!

1. Lokasi yang Kurang Strategis

Bilamana Anda akan membangun sebuah properti, carilah dulu lokasi yang strategis. Misal, dekat dengan tempat pekerjaan, sekolah, jalur transportasi dan lain sebagainya. Jika lokasi propertinya strategis, maka pelanggan tidak akan sungkan-sungkan membeli atau menyewa sebuah properti yang Anda bangun.

Jika lokasi properti yang Anda bangun kurang strategis, tentu hal tersebut akan membuat Anda rugi besar karena sepi pembeli. Dengan begitu, memilih sebuah lokasi yang strategis menjadi pilihan penting untuk membangun sebuah properti.

Baca Juga : 8 Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Investasi Properti

2. Membutuhkan Modal yang Besar

Kelemahan dari investasi di bidang properti adalah modal yang harus dikeluarkan cukup besar. Anda harus mengeluarkan uang ratusan hingga miliaran rupiah untuk membangun sebuah properti. Namun darimanakah semua uang tersebut? Tentu sulit dicari ya kan bagi mereka yang buka sultan.

Salah satu solusinya adalah dengan cara meminjam uang kepada bank untuk keperluan membangun sebuah properti. Akan tetapi, bank tidak akan memberikan bantuan dana secara utuh untuk meminjamkan uang kepada Anda. Pihak bank memberikan syarat jika pihak yang meminjam uang telah memiliki modal senilai 20% – 30% dari jumlah total modal yang ada.

Misalkan Anda membutuhkan uang senilai Rp. 500.000.000 untuk membangun sebuah properti. Anda harus memiliki modal terlebih dahulu minimal Rp. 100.000.000 dan sisanya bisa meminjam kepada bank. Dengan begitu Anda bisa membangun properti yang Anda inginkan sesuai nilai uang Anda. Anda akan semakin rugi besar jika bisnis investas properti yang Anda jalani gagal karena sudah berhutang modal terhadap pihak bank.

Baca Juga : 5 Jenis Investasi Jangka Panjang Yang Bikin Kaya Raya

3. Biaya Asuransi dan Perawatan

Jenis kekurangan yang lainnya adalah Anda harus merogoh uang saku Anda untuk membayar asuransi agar terhindar dari bahaya seperti kebakaran, banjir dan lainnya. Bilamana Anda tidak segera membayar asuransi, kerugian besar malah bisa datang kepada Anda.

Selain itu, perawatan juga perlu dilakukan guys! Mulai dari konsleting listrik apakah sering eror atau tidak. Kondisi saluran air yang masih lancar atau tidak, fasilitas tempat tidur, dan masih banyak yang lainnya untuk Anda rawat. Bila perawatan bagus, tentu penyewa properti tersebut akan merasa nyaman dan makin betah tinggal di kontrakan yang Anda miliki.

Biasanya orang melihat-lihat terlebih dahulu apakah benar-benar nyaman atau tidak bila dirinya menghuni tempat tersebut. Jika fasilitas sudah nyaman, tentu pelanggan akan lebih tertarik untuk bertempat tinggal di sebuah properti yang Anda miliki.

Baca Juga : Inilah Investasi Jangka Pendek yang Paling Menguntungkan

4. Memiliki Jangka Waktu yang Panjang

Jika Anda ingin cepat-cepat balik modal sebaiknya jangan memilih investasi yang satu ini.  Investasi properti membutuhkan waktu yang lama mulai dari proses pembuatan hingga sestem penjualan atau penyewaan.

Mungkin akan lebih cepat bila investasi properti yang dijalankan akan dijual setelah selesai. Namun dengan menyewakannya akan lebih baik karena keuntungan yang didapat tidak seketika meski harus membutuhkan waktu yang lama. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan penghasilan tanpa harus bekerja keras setiap bulannya atau waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga : Hindari 7 Jenis Investasi Ini Jika Kamu Takut Akan Risiko

5. Adanya Biaya Transaksi

Di dalam bisnis investasi properti, Anda membutuhkan banyak ketelitian di dalamnya. Investasi properti bukan hanya kegiatan jual beli saja, masih banyak transaksi lain yang harus Anda bayarkan seperti notaris, pengurusan surat izin dan lain sebagainya. Dengan begitu, Anda perlu mengeluarkan uang tambahan juga.

Namun jika hal tersebut sudah beres, Anda akan mendapatkan keuntungan yang lumayan besar dari bisnis properti milik Anda. Jika Anda mau berusaha dan bersabar, pastinya bisnis yang Anda jalankan akan berhasil.

Baca Juga : 8 Jenis Investasi Untuk Mahasiswa Yang Paling Tepat

6. Rugi Besar Bila Terjadi Bencana Alam

Kelemahan yang satu ini bila terjadi ya guys buka mendo’akan! Anda siap-siap rugi besar deh bila bencana alam menimpa properti yang telah Anda bangun. Terjadinya bencana tidak ada yang tahu, namun bila Anda sudah mengetahui sebuah lokasi berpotensi terjadinya banjir, sebaiknya Anda jangan membangun bisnis properti Anda di tempat tersebut.

Baca Juga : 7 Alasan Mengapa Kamu Harus Melakukan Investasi Sejak Dini

7. Terbatasnya Pengetahuan

Anda jangan sampai memiliki keterbatasan pengetahuan akan bisnis investasi properti. Bilamana Anda kurang tahu akan hal yang ada di dalamnya, jangan nekat untuk membangun bisnis yang satu ini.

Seperti halnya harga sebuah rumah di satu tempat belum tentu sama dengan tempat yang lain. Jadi, investor harus mengetahui antara satu tempat dengan tempat yang lain secara jeli untuk membandingkan kualitas dan harga.

Baca Juga : 6 Kesalahan Terbesar Dalam Melakukan Investasi Emas

Nah, itulah 7 Macam Kelemahan Bisnis Investasi Properti Yang Wajib Anda Ketahui! Jangan gegabah meski Anda sudah memiliki modal yang cukup untuk membangun sebuah bisnis investasi properti. Bila Anda sudah menguasai seluruh kemampuan untuk menjalankan bisnis di bidang ini. Barulah Anda untuk memulai bisnis investasi properti ini.

Leave a Comment

Webmaster tool activated by Webmaster Tools Plugin from LionScripts.com.