tips investasi saham untuk pemula

Tertarik Pada Investasi Saham? Yuk, Simak Tips Jitunya Untuk Pemula!

Investasi merupakan kegiatan penting yang kita lakukan untuk mempersiapkan masa depan, dengan harapan kita tidak perlu bergantung lagi dengan penghasilan yang harus kita perjuangkan dengan bekerja keras. Kebebasan finansial juga merupakan tujuan dari berinvestasi sehingga di masa depan kita dapat menikmati hidup bukan hanya dengan tidak harus bekerja namun juga bebas hutang.

Salah satu pilihan investasi yang populer adalah investasi saham. Apakah ada diantara kamu yang tertarik dengan jenis investasi satu ini? Sebelum kamu terjun ke dalamnya, sebelumnya kamu harus lebih memahami terkait segala hal yang berhubungan dengan investasi saham.

Belajar tentang saham merupakan langkah terpenting demi mendapatkan keuntungan maksimal dari ‘main saham’, tetapi yang pasti tidak harus dilakukan oleh orang yang memiliki uang dalam jumlah besar alias banyak duit. Bagaimana cara berinvestasi saham dan apakah kita bisa melakukannya secara online? Mari kita simak 7 tips terbaik belajar saham bagi pemula berikut ini.

1. Memahami Investasi Saham

tips investasi saham untuk pemula

Investasi dalam bentuk saham merupakan kegiatan penanaman modal yang dilakukan dengan cara pembelian beberapa kepemilikan saham pada sebuah perusahaan, dengan tujuan untuk mendanai keperluan serta mendukung jalannya perekonomian sehingga mampu memberikan keuntungan bagi para  penanam modal.

Yang dimaksud dengan saham sendiri adalah salah satu instrument pasar modal yang diperbandingkan di lantai bursa efek sebagai langkah dari sebuah perusahaan demi memperoleh modal bagi keberlangsungan ekonomi perusahaannya.

Saham memiliki beberapa jenis yaitu :

  • Saham biasa atau Common Stock. Jenis yang paling sering digunakan oleh emiten (perusahaan publik) serta yang paling populer di pasar modal.
  • Saham Preferen (Preferred Stock). Jenis ini lebih mendahulukan hal pemilik dibandingkan pemilik saham biasa.
  • Blue Chip Stock. Saham biasa yang memiliki reputasi tinggi sebagai pemimpin di dunia industry.
  • Cyclical Stocks. Jenis saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro.
  • Defensive Stocks. Saham yang tetap stabil dalam kondisi yang tidak pasti.
  • Income Stocks. Jenis saham eminten dengan pembayaran deviden yang lebih tinggi dari sebelumnya.
  • Growth Stocks. Terdiri dari saham terkemuka dan kurang terkemuka.
  • Speculative Stocks.Saham yang berpotensi secara konsisten mendapat penghasilan tinggi di masa mendatang.
  • Emerging Growth. Jenis saham yang diterbitkan perusahaan tercatat relative kecil dan stabil.

2. Mengenali Produk, Keuntungan dan Kerugiannya

tips investasi saham untuk pemula

Untuk memulai berinvestasi saham tentunya kamu diharuskan untuk membeli atau memiliki sebagian atau beberapa bagian dari sebuah perusahaan. Ini berarti kamu dapat memiliki kesempatan menjadi pemilik sebuah perusahaan serta berhak mendapat keuntungan dari perusahaan itu yang lebih dikenal dengan istilah Deviden.

Bukan hanya deviden yang akan kamu dapatkan dari kegiatan ini, kamu juga akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli. Untuk mendapatkan sebuah keuntungan tentunya kamu harus menjual saham milikmu saat harga saham lebih tinggi dari harga saat kamu membelinya.

Namun selain keuntungan, tentunya kamu juga harus mengetahui resiko dari investasi saham sebelum memulai terjun di dalamnya. Seiring dengan prinsip investasi yaitu : high risk high return, maka meski keuntungannya sangat menggiurkan, kamu tetap harus bijak serta cermat dikarenakan potensi kerugiannya juga cukup tinggi misalnya apabila perusahaan yang kamu beli sahamnya dalam kondisi merugi atau lebih buruk lagi, gulung tikar.

Selain itu, kamu juga harus memahami bahwa jenis investasi saham merupakan investasi jangka panjang. Apabila tujuan kamu adalah investasi jangka pendek, maka sebaiknya kamu menjadi instrument insvestasi lain yang lebih sesuai.

3. Menentukan Pilihan Terhadap Perusahaan Sekuritas

tips investasi saham untuk pemula

Selanjutnya adalah menentukan pilihan terhadap perusahaan sekuritas. Hal ini perlu dilakukan dikarenakan para investor tidak dapat langsung membuka rekening  saham pada BEI, sehingga kamu harus memilih perusahaan sekuritas atau broker saham atau pialang saham sebagai perantara untuk mengadakan kegiatan jual beli saham atau dengan kata lain sebagai manager investasi saham kamu.

Perusahaan sekuritas di Indonesia cukup banyak, beberapa dimiliki oleh pemerintan/BUMN seperti contohnya BNI Sekuritas atau Mandiri Sekuritas, dan sebagian yang lain dimiliki oleh pihak swasta nasional seperti misalnya Sinarmas Sekuritas atau Panin Sekuritas. Bahkan juga terdapat pilihan beberapa perusahaan sekuritas milik asing seperti misalnya JP Morgan Securities atau Kim Eng Securities.

4. Segera Membuat Rekening Saham

tips investasi saham untuk pemula

Langkah berikutnya adalah membuat rekening saham pada perusahaan sekuritas pilihan kamu. Pembukaan rekening saham tidak jauh berbeda dengan pembukaan rekening tabungan, dimana kamu harus melengkapi beberapa data pribadi terkait identitas, data usaha atau pekerjaan, data ahli waris serta diharuskan melampirkan copy identitas juga buku rekening tabungan kamu.

Untuk biaya awal, ada yang menetapkan nominal minimal 5 juta rupiah, ada pula yang lebih dari itu. Tingginya setoran awal ini terkait dengan syarat pembelian saham yaitu minimal 1 lot atau 100 lembar saham. Apabila kamu merasa terlalu berat, alternative lain adalah mengikuti program menabung saham melalui bank yang dapat kamu mulai dengan setoran awal 100 ribu rupiah.

5. Mulai Memilih Saham

tips investasi saham untuk pemula

Nah, saatnya kini melangkah pada step membeli sejumlah saham. Sebaiknya adakan riset kecil-kecilan sehingga kamu kurang lebih mengetahui mana saham yang berpotensi memberikan keuntungan yang paling besar dengan resiko paling rendah.

Lakukan analisa terhadap kondisi perusahaan dimana sahamnya akan kamu beli, apakah perusahaan tersebut sehat atau berkembang. Jika perlu kamu perhatikan grafik harga saham dari perusahaan bersangkutan agar mampu menentukan timing atau waktu pembelian yang tepat.

6. Pembelian Saham

tips investasi saham untuk pemula

Pada tahap ini kamu sudah bisa mulai membeli saham. Terdapat dua acara pembelian saham yaitu melalui broker (pialang saham), dan melalui order langsung secara online melalui Trading Saham Online System. Sistem satu ini pada umumnya telah disediakan oleh broker, dimana pelanggan harus meng-installnya pada perangkat komputer maupun gawai masing-masing.

Ingat, kamu diharuskan paling tidak membeli saham 1 lot (100 lembar saham) sehingga perlu menyiapkan dana itu. Selain itu kamu juga perlu menyiapkan biaya lain seperti PPN 10% serta komisi pialang saham.

7. Jual Saham

tips investasi saham untuk pemula

Dalam kegiatan ini tentu saja selain membeli kamu juga bisa melakukan kegiatan jual saham saat kamu perlukan. Tetapi akan lebih baik jika kamu melakukannya pada saat harga jual saham tersebut tinggi dibandingkan pada saat kamu membelinya, sehingga kamu mendapatkan keuntungan dari selisihnya. Seperti membeli saham, kamu juga bisa menjual saham melalui broker atau langsung. Uang yang kamu dapatkan dari hasil jual saham akan ditransfer otomatis ke rekening kamu.

8. Membaca Situasi Pasar

tips investasi saham untuk pemula

Kamu tentunya menginginkan investasi yang memberikan keuntungan buatmu serta terhindar dari kerugian. Saham merupakan salah satu produk investasi yang terpengaruh dari situasi pasar, baik itu adalah iklim politik, ekonomi, keamanan maupun kondisi yang lain.Fluktuasi harga saham ada baiknya kamu cermati karena bisa saja saat ini mengalami penurunan, namun menanjak naik di masa datang.

Jika kamu memilih itu bergerak sendiri tanpa bantuan manager investasi, kamu harus jeli membaca situasi pasar sehingga kamu dapat menentukan kapan akan membeli dan kapan akan menjual saham kamu sehingga menguntungkan buat kamu.

Tips lain yang perlu kapu terapkan adalah perbanyak membaca aneka panduan investasi saham serta kisah sukses para investor saham seperti misalnya Warren Buffet agar kamu menjadi lebih mengerti dan termotivasi. Ayo, mulai berinvestasi saham, karena dengan pengetahuan dan pengalaman, seorang yang amatir sekalipun akan mampu menjadi seorang ahli dalam investasi saham.

Leave a Comment

Webmaster tool activated by Webmaster Tools Plugin from LionScripts.com.