gaji bulanan

6 Tips Mengatur Gaji Bulanan Dengan Baik

Mengatur penghasilan kita setiap bulan memang susah-susah gampang. Jika tidak cermat dan disiplin, gaji berapapun yang kita terima akan terasa kurang. Berapapun jumlah penghasilan kita, permasalahan untuk mengatur pengeluaran memang bukan merupakan masalah kamu saja.

Belum lagi jika kamu merasa kebutuhanmu makin banyak. Misalnya saja dengan gaya hidup dan kondisi cuaca dan lingkungan, kamu merasa perlu menambah proteksi asuransi selain yang didapat dari kantor, atau karena lokasi kantor yang cukup jauh kamu merasa perlu menyewa apartement atau kost, atau untuk menunjang hidup dan pekerjaan kamu merasa perlu membeli kendaraan bermotor, dan sebagainya. Perubahan status misalnya dari single menjadi menikah juga memerlukan pengaturan pengeluaran secara cermat.

Baca Juga : Ingin Naik Gaji? Boleh Saja! Simak Strateginya Yuk!

Jika penghasilan tidak teratur, maka resiko kehabisan uang sebelum saat gajian tiba, akan dapat kamu temui. Apalagi jika kamu membiarkan pengeluaranmu lebih besar dari pendapatan dengan tanpa batasan mempergunakan fasilitas kartu kredit.

Daripada kamu semakin pusing karena harus memikirkan hutang dan merasa merana karena tidak bisa menabung untuk masa depan, yuk simak 6 tips mengatur gaji bulanan berikut ini!

1. Menyusun Keuangan Bulanan

Inilah yang mutlak harus kamu lakukan paling awal sebelum menginjak langkah selanjutnya. Kamu harus mulai membuat anggaran bulanan dan harus disiplin dan berkomitmen dengan apa yang sudah kamu susun.

Kamu harus membagi rencana pengeluaran dari kebutuhan kamu menjadi dua bagian, yaitu kebutuhan primer dan sekunder. Yang tidak boleh kamu utak utik adalah kebutuhan primer seperti misalnya kebutuhan makan, belanja bulanan, ongkos pergi pulang kerja, aneka macam cicilan dan tagihan listrik.

Setelah itu kamu bisa merambah pada kebutuhan sekunder seperti misalnya kebutuhan akan rekreasi, hangout bersama teman, nonton atau shopping. Sebaiknya kamu juga menyisihkan sedikit dana sebagai dana darurat untuk berbagai keperluan tak terduga seperti misalnya servis kendaraan atau sakit.

Baca Juga : 4 Jenis Investasi Yang Sesuai Untuk Anak Muda

2. Mengutamakan Membayar Cicilan

Apabila mau memiliki cicilan yang harus kamu bayar setiap bulan, utamakan untuk membayar cicilan segera, atau jika mau menerima bonus atau tambahan penghasilan sebaiknya dahulukan untuk melunasinya sehingga beban kamu berkurang.

Sebaiknya tidak perlu menunggu hingga tanggal jatuh tempo, jika kamu sudah menerima uang gaji segeralah membayar cicilan kamu terlebih dahulu sebelum memikirkan pengeluaran yang lain. Jangan sampai cicilan terlupa sehingga kamu mendapat denda atau justru uangnya terpakai untuk keperluan yang lain.

Baca Juga : 5 Jenis Investasi Jangka Panjang Yang Bikin Kaya Raya

3. Segera Sisihkan Untuk Simpanan dan Buatlah Rekening Khusus

Berapapun penghasilan yang kamu dapatkan, ada baiknya kamu sisihkan sebagian untuk simpanan atau tabungan. Bagaimanapun menabung adalah kegiatan yang positif yang pastinya akan sangat berguna di masa mendatang. Segera pisahkan paling tidak 10% dari penghasilan kamu untuk disimpan.

Buatlah satu rekening khusus bagi uang tabungan kamu yang memiliki biaya administrasi bulanan rendah dan kalau perlu tidak memiliki fasilitas kartu ATM. Bedakan rekening tabungan dengan rekening yang uang di dalamnya berisi uang yang biasa kamu gunakan untuk pengeluaran bulanan.

Baca Juga : Cara Cepat Kaya Dengan Cara Menabung

4. Tidak Terlalu Banyak Membawa Uang Tunai, Kendalikan Penggunaan Uang Digital

Saat kamu bepergian sebaiknya bawa uang secukupnya saja, sehingga kamu tidak tergoda untuk membeli sesuatu yang belum terlalu kamu perlukan. Seringkali kita tergoda untuk membeli sesuatu dan kemudian menyesal kemudian setiba di rumah karena barang tersebut tidak terlalu penting dan kamu teringat bahkan sesuatu yang lebih penting belum terbayarkan.

Jadi berapa besar ya uang tunai yang harus kita bawa? Salah satu caranya adalah dengan membuat daftar kebutuhan atau barang yang sekiranya akan kita beli dan membuat estimasi jumlahnya. Setelah itu baru bawa sedikit lebih untuk berjaga-jaga jika barang yang kita perlukan lebih mahal dari perkiraan kamu.

Memang saat ini sedang marak penggunaan uang elektronik atau uang digital, dimana sering kita temui persaingan cashback dari beberapa Penggunaan uang digital juga perlu kamu kendalikan dengan cara mengisi saldo secukupnya atau jangan terlalu besar, perhitungkan hanya cukup untuk misalnya untuk satu kali makan saja.

Jika perlu, kamu bawa uang tunai dalam bentuk receh atau uang kecil saja, sementara untuk berbelanja kamu siapkan secukupnya dalam bentuk uang digital.

Baca Juga : Inilah Investasi Jangka Pendek yang Paling Menguntungkan

5. Kontrol Penggunaan Kartu Kredit

Kartu yang tampaknya sakti ini kerap kali menggoda iman kita, dimana tatkala kita tidak mambawa uang tunai sementara saldo pada uang elektronik menipis. Belum lagi saat uang bulanan sudah nyaris tandas dan tiba-tiba barang yang kita sukai diskon sekian persen. Kita merasa dalam kondisi seperti ini kartu kredit merupakan dewa penolong, dan terjebak dalam jeratannya kemudian.

Kartu kredit tak ayal memang memiliki manfaat ketika kamu ingin membeli barang mahal, bisa memanfaatkan fasilitas cicilannya. Namun kamu harus percaya apabila kamu tidak mampu menggunakannya dengan bijak, kartu kredit bisa membuat kamu pusing tujuh keliling.

Sebaiknya kamu benar-benar mengendalikan penggunaannya, atau jika perlu tidak perlu kamu bawa setiap saat. Tentukan jumlah maksimal penggunaannya pada setiap bulan. Misalnya kamu tetapkan maksimal penggunaannya adalah 1 juta rupiah.

Memang akan lebih baik jika kamu tidak menggunakannya sama sekali, tetapi jika terpaksa, maka jumlah maksimal perlu diterapkan. Jika sudah mencapai jumlah tersebut maka kamu jangan membawa serta kartu kredit kamu saat bepergian.

Baca Juga : 7 Alasan Mengapa Kamu Harus Melakukan Investasi Sejak Dini

6. Lebih Sering Makan di Rumah

Untuk lebih menghemat, sebaiknya kamu kurangi kebiasaan makan di luar atau memesan makanan dari luar. Jika kamu makan di luar tiap hari, cobalah paling tidak untuk mengurangi intensitasnya sedikit demi sedikit. Untuk makan siang di kantor pun tidak ada salahnya jika kamu membawa bekal dari rumah sehingga selain lebih hemat juga lebih sehat dan bersih.

Hal ini juga berlaku untuk kamu yang sering hangout bersama kawan di café. Sekali ngopi dan mengunyah kudapan di café sudah menguras kantongmu minimal 100 ribu rupiah! Bayangkan jika kamu melakukannya setiap hari, bisa-bisa hampir satu juta rupiah kamu habiskan hanya untuk hang out di café saja.

Kegiatan ini tidak ada salahnya, untuk menghilangkan penat dan tertawa bersama kawan-kawan membuat stress mu berkurang. Namun kamu perlu memegang kendali ketat pada jadwalnya, sehingga tidak besar pasak daripada tiang.

Baca Juga : 10 Keuntungan Besar Yang Di Dapat Dari Inveastasi

Selain 6 tips yang sudah disampaikan tadi, jika kamu merasa masih terdapat kebutuhan lain yang harus dilaksanakan, mungkin ada baiknya kamu mencari pekerjaan tambahan yang lebih ringan dan tidak mengganggu pekerjaanmu di kantor.

Daripada waktunya lebih banyak untuk hangout yang menguras kantong, sebaiknya dipergunakan untuk menambah pundi-pundi penghasilan, bukan?

Leave a Comment

Webmaster tool activated by Webmaster Tools Plugin from LionScripts.com.